Desa Kaduela adalah pelarian dari hiruk-pikuk kota, menghadirkan suasana pedesaan yang autentik dengan pesona alam yang memikat. Dikelilingi perbukitan dan aliran air alami, desa ini mengajak Anda untuk berhenti sejenak, menarik napas dalam-dalam, dan merasakan kedamaian. Tempat ini cocok untuk melepas penat, baik bersama keluarga maupun sendirian. Suasana desa yang asri membuat setiap waktu terasa lebih santai dan menyegarkan.
Kembali ke Beranda
Profil Desa Kaduela
Profil desa
Mengenal Desa Kaduela
Kondisi geografis
Kondisi Geografis Desa Kaduela
Topografi dan iklim
Karakteristik wilayah
Secara topografis, wilayah Kaduela mencakup dataran rendah dan perbukitan. Variasi ketinggian wilayah memengaruhi karakter lanskap serta suhu udara setempat.
Wilayah desa
Administrasi Desa
Pembagian Wilayah
Desa Kaduela memiliki luas wilayah 323,08 hektare yang terbagi atas empat dusun, empat RW, dan delapan RT.
4Dusun
4RW
8RT
Luas wilayah menurut dusun
Total 323,08 ha| No. | Nama dusun | Luas (ha) |
|---|---|---|
| 01 | Bina Loka | 42,20 |
| 02 | Bina Bakti | 80,98 |
| 03 | Bina Warga | 63,30 |
| 04 | Bina Karya | 136,60 |
| Jumlah | 323,08 | |
Batas wilayah
Batas Administratif Desa Kaduela
Utara
Desa Mandala.
Selatan
Desa Pasawahan.
Barat
Desa Cikalahang.
Timur
Desa Padamatang.
Sejarah
Sejarah Desa Kaduela
1525 Masehi
Kedatangan seorang ulama
Syech Maulana Makhdum Ibrahim dari Cirebon datang bersama para santri ke lereng Gunung Ciremai untuk menghindari perselisihan paham.
Masa padepokan
Prabu Anom Djanggala Manik
Penduduk menerima rombongan tersebut. Padepokan kemudian didirikan dan wilayahnya dikenal sebagai Kaduela.
Sekitar 1575 Masehi
Warisan yang ditinggalkan
Beliau menyebarkan Islam hingga Pajajaran dan Banten, lalu wafat sekitar 1575 dan dimakamkan bersama Nyi Mas Siti Maryam di SiDjanggala, kini Makam Buyut Luhur.
Pencapaian
Penghargaan Desa Kaduela

Juara 2 Lomba Desa Wisata Nusantara oleh Kemendes PDTT tahun 2023
